Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 25 Agustus 2022
BUANA
BUANA
Candramawa di antara sejuta bunga
Aku menunggu dalam waktu yang lama
Apakah dalam Jenggala, Jumantara atau di atas Samudra?
Rindu ini semakin pilu
Keberadaan nisan itu, apakah kamu tahu?
Diksi mana yang harus aku pilih,
Jika distraksi tak mampu menghilangkan rasa sedih?
Kini, Aku dan kamu yang mengisi Dunia
Membentangkan sayap untuk sebuah kata “Samawa”
Dan memberanikan diri memeluk semesta
Bersama, Berdua Selamanya
- Teduhnya Rintik Kenangan Bersama Warmanistik -
Selasa, 20 Maret 2018
PUISI "SURAYAH"
SURAYAH
Yah…
Untuk tinta yang kau taburkan
Untuk aksara yang kau tulis
Yang di dalamnya terpatri kata
Dalam lembaran kertas
Indah berbalut selimut sederhana
Yah.. Aku suka
Iyaa dia Dilan 1990
Yang dengan sebuah kalimat aku tertawa
Terkesima ketika dia memulai bicara
Tersenyum ketika dia mulai melangkah
Dengan penuh gaya .. dia berkata
“jangan rindu, berat. Kamu tidak akan kuat, biar aku
saja”
Tegal, 28 Januari 2018
MONALISA
Puisi
ini ditulis sebagai bentuk apresiasi kepada penulis dan sutradara film “Dilan
1990” ayah pidi baiq
Minggu, 04 Maret 2018
PETIKAN RINDU
Kemarin dia pergi dari tempat dimana ia biasanya berdiri..
Tidak tanpa jejak cerita
Rasanya air mata ini ingin menangis sendu
Terharu, ataukah wujud dari tangis pilu?
Segeralah berakhir dari putaran siklus tak berirama ini
“Aku rindu
Petikkan gitarmu untukku”
Bahkan ketika malam memendam cahaya
Untukku... ia masih ada di situ
Seperti di ujung pintu, hanya untuk menunggu
Yang hanya aku tau,
ia biasa tersenyum ketika bersamaku
lalu..
Bisakah aku melawan sang rindu?
Ku jawab bisa, untuk sekedar ungkapan tak bermakna
Berbanding terbalik dengan rasa di raga
“yaa, rindu ini terlalu berat.. bisakah kau menelfonku dan berkata
Mona, aku ingin bertemu”
8/8/2017
MONALISA
Selasa, 12 November 2013
MUHAROMAN
when we followed MAVASA (Malam Motifasi Muhasabah), i didn't sent him message cos i followed it. i wanted, but i couldnt coz mightn't be playing mobile. :'(
but i was pleased... so AWESOME... we'd sleep together. all my friends.
and then i read his poetry that given to me
Waktu kian berlalu, mengisi setiap ruas-ruas
batas bimbang hati..
bimbang akan semua yang menuntunku
untuk tersenyum dan menangis
Bimbang akan sosoknya yang mampu mengubah
tetes air mata ini
menjadi lautan kebahagiaan
sosoknya yang mampu,
membuatku selalu ada
kala semua tak merasakannya
mungkin... kini akan tiada lagi syair-syair indah
yang mampu kuciptakan
dan kulantunkan untukmu
karena akhirnya aku mengerti
semua tak mampu melukiskan,
maha dahsyatnya dirimu..
sent at 00.00 am
august 19th 2013. my birthday, 16 years old.
on saturday when we followed mavasa, i got pens from Ust.muhtadin. coz i translate english to indonesia. thx :)
"tidak akan istiqomah iman seorang hamba, sampai istiqomah hatinya.
dan tidak akan istiqomah hatinya, sampai istiqomah lisannya".
but i was pleased... so AWESOME... we'd sleep together. all my friends.
and then i read his poetry that given to me
Waktu kian berlalu, mengisi setiap ruas-ruas
batas bimbang hati..
bimbang akan semua yang menuntunku
untuk tersenyum dan menangis
Bimbang akan sosoknya yang mampu mengubah
tetes air mata ini
menjadi lautan kebahagiaan
sosoknya yang mampu,
membuatku selalu ada
kala semua tak merasakannya
mungkin... kini akan tiada lagi syair-syair indah
yang mampu kuciptakan
dan kulantunkan untukmu
karena akhirnya aku mengerti
semua tak mampu melukiskan,
maha dahsyatnya dirimu..
sent at 00.00 am
august 19th 2013. my birthday, 16 years old.
on saturday when we followed mavasa, i got pens from Ust.muhtadin. coz i translate english to indonesia. thx :)
"tidak akan istiqomah iman seorang hamba, sampai istiqomah hatinya.
dan tidak akan istiqomah hatinya, sampai istiqomah lisannya".
Langganan:
Postingan (Atom)








